Hooq: Membuka Jendela Dunia Melalui Entertainment

Artikel ini merupakan hasil ekstraksi pengalaman penulis dalam mengikuti perkuliahan, seminar pendidikan serta pengembangan diri, dan konferensi internasional yang jika dielaborasi maka akan mengerucut pada tema sentral “Membuka Jendela Dunia Menuju Akses Tanpa Batas“. Entertainment sendiri merupakan salah satu sub-topik yang sering disebut sebagai salah satu kunci percepatannya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa hidup di-era globalisasi seperti sekarang ini, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu faktor kunci nan esensial untuk pengembangan diri. Pengalaman berikut ini merupakan upaya aktif penulis dalam pelaksanaan serta pengembangannya.

Cross-Cultural Communication and Interaction

Sub-judul diatas adalah salah satu mata kuliah wajib yang diambil penulis saat ini. Mata kuliah tersebut menitik-beratkan pada pentingnya pemahaman kultur dan budaya negara lain dalam kaitannya dengan komunikasi dan interaksi. Pada hakikatnya, skill dasar yang wajib dikuasai oleh makhluk abad ke-21 ini adalah komunikasi bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Sehebat apapun Anda, jika belum mampu berbahasa Inggris, maka akan terasa ada yang kurang. Bahasa Inggris kemudian menjadi skill wajib yang perlu dimiliki serta dikembangkan. Bukan hanya untuk pelajar yang mengambil konsentrasi Pendidikan dan Sastra Inggris, namun untuk semua pelajar tanpa terkecuali.

Berdasarkan mini-research yang dilakukan penulis beberapa pada akhir 2016 silam, disimpulkan bahwa meskipun status bahasa Inggris di Indonesia ditetapkan sebagai bahasa asing (English as Foreign Language), namun subjek tersebut disetarakan dengan bahasa ibu (mother tongue) dalam dunia pendidikan. Lihat saja dalam ujian nasional. Bahasa Inggris menjadi salah satu mata pelajaran yang wajib dilulusi, bukan?! Selain itu, untuk dapat bekerja pada institusi atau perusahaan bergengsi, TOEFL atau IELTS selalu menjadi syarat wajib, bukan begitu?!

Lantas, apa kaitan dari mini-research tersebut dengan entertainment? Benang merahnya ada pada variabel “entertainment”. Singkatnya, profesor yang mengampu mata kuliah tersebut, dengan pengalamannya melanglang-buana di-37 negara, menekankan pentingnya entertainment sebagai sarana pembelajaran dan penguasaan bahasa asing. Semakin banyak input bahasa target yang diterima, semakin tinggi pula tingkat proficiency bahasa asing seseorang. Selain itu, penguasaan kultur atau budaya juga sangat vital. Terkadang, ada ungkapan yang wajar bagi suatu negara namun tidak wajar di negara lain. Misalnya, di Indonesia, menanyakan umur, pekerjaan, gaji, dan berat badan seseorang merupakan hal yang lazim. Namun, seorang teman dari Jerman menjelaskan bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat tabu dan terkesan offensive di negara-negara di Eropa. Contoh lainnya, mengangguk adalah bahasa tubuh yang berarti “IYA” sementara menggeleng-geleng berarti “TIDAK”. Di Bulgaria, mengangguk berarti “TIDAK” dan menggelengkan kepala berarti “IYA”. Unik bukan?! (Sumber: Google; dengan kata kunci “Nodding in Bulgaria“)

Dosen penulis melanjutkan, cara terbaik untuk mempelajari dan menguasai bahasa dan kultur negara lain adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini; dan menonton film adalah contoh pertama yang disebutkan oleh sang profesor. Demikian pula yang tertera pada slide presentasi beliau. Mengingat pentingnya saran tersebut karena telah diuji oleh dosen penulis sendiri, maka penulis-pun mulai mempraktekkan apa yang disarankan. Googling merupakan upaya pertama yang dilakukan penulis. Hasilnya, penulis menemukan sebuah situs yang mampu mengakomodasi kebutuhan penulis. Apa itu? Terus baca kelanjutan ceritanya.

HOOQ: Antara Hiburan dan Pembelajaran

Hadirnya HOOQ sebagai penyedia film-film berkualitas merupakan berita gembira untuk kita semua. Dengan ribuan film yang disediakan dan dapat diakses secara online, kita dapat menghibur diri sembari belajar; atau belajar sembari menghibur diri. Perihal ini mirip dengan pepatah bijak “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui” dan “Sambil menyelam minum air“. Dengan begitu, belajar dan hiburan nyaris tanpa sekat (baca: penghalang).

(Baca juga: HOOQ: Menikahkan Hiburan dengan Pembelajaran)

HOOQ tentu merupakan kabar gembira yang dengannya kita bisa menerima banyak input terkait pronunciation serta dapat melatih kemampuan listening. Sudah barang tentu, hal tersebut akan berdampak pada output (productive skills: speaking dan writing). Logikanya, semakin banyak input, semakin banyak pula intake. Semakin banyak intake, semakin besar peluang untuk meng-output intake. Input sendiri merupakan informasi yang masuk, intake adalah informasi yang tertinggal di otak (tidak semua input tertinggal di otak), dan output adalah produk dari input dan intake.

Hooq

Hooq

Banyak Jalan Menuju Roma – Sebuah Perspektif Baru

All roads lead to Rome. Banyak jalan menuju Roma. Kaukah itu Rhoma?!.

Apa yang penulis ingin tekankan disini adalah “Jangan pisahkan Rhoma dan Ani”. Maaf, bukan itu! Maksud saya, “Jangan pisahkan hiburan dengan pembelajaran” dan “Jangan pisahkan pembelajaran dengan hiburan”. HOOQ yang dirancang sebagai hiburan sebenarnya juga bersifat edukatif. Bukan hanya untuk pelajar bahasa Inggris saja, melainkan untuk semua manusia abad ke-21.

Pengalaman penulis sendiri nyaris sulit untuk diceritakan. HOOQ adalah salah satu situs favorit penulis untuk menerima input bahasa Inggris. Jika jenuh menghampiri, HOOQ dan segelas kopi hangat selalu menjadi teman terbaik.

Mengapa jalan ini yang dipilih penulis? Hanya satu alasan, karena cara ini bisa dikatakan sebagai cara termudah dan termurah dalam belajar. Hijrah ke negeri dimana bahasa Inggris dilafalkan sehari-hari memang ide yang brilian. Namun, pelaksanaannya tidak semudah yang dibayangkan. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Dengan membombardir otak dengan input dari film berbahasa Inggris, pengkondisian telinga dan otak dapat lebih terakomodasi dan terakselerasi. Penulispun dengan lantang menyuarakan hal ini sebagai salah satu bentuk ‘accelerated learning‘ atau percepatan belajar.

View post on imgur.com

HOOQ: Sebuah Pengalaman

Jika pembaca sekalian merasa ingin mempercepat proses penguasaan bahasa Inggris, tidak ada salahnya pembaca sekalian mengikuti tips berikut ini. Modal yang pembaca sekalian butuhkan hanyalah sebuah gadget dengan koneksi internet; entah itu laptop, komputer, smartphone, atau tablet. Cara ini merupakan cara terhemat. Bandingkan saja ongkos yang harus pembaca keluarkan untuk kursus bahasa Inggris atau pergi ke negara berbahasa Inggris seperti Australia, Kanada, Inggris, atau Amerika. Selisihnya besar bukan?! Baiklah, sudah siap? Let’s explore the world!

Pengguna Android

Jika pembaca memiliki smartphone berbasis Android, pertama-tama unduh terlebih dahulu aplikasi HOOQ di Google Play Store dengan kata kunci”HOOQ“. Setelah itu, lakukan instalasi kedalam Android Phone milik pembaca.

Pengguna iOS (Apple iPhone & iPad)

Bagi pengguna Apple iPhone atau iPad, caranya kurang lebih sama dengan cara sebelumnya. Akses Apple Store atau melalui iTunes, cari aplikasi “HOOQ“, dan lakukan instalasi seperti biasa.

Laptop/Komputer

Jika merasa layar smartphone yang terlalu kecil dirasa kurang mampu memanjakan serta memuaskan mata pembaca sekalian, HOOQ juga dapat diakses melalui laptop atau komputer pada alamat “https://www.hooq.tv/“. Ini adalah metode faorit penulis karena layar laptop/komputer jauh lebih besar sehingga lebih jelas dan impresif. Dengan demikian, penulis bisa mempelajari lebih detail tentang body gestures, body languages, signs, atau yang dalam dunia linguistik dikenal dengan istilah ‘paralinguistic‘ dan mencocokkannya dengan kalimat yang diujarkan sang aktor/aktris. Dengan begitu, kita bisa lebih memahami kapan sebuah ekspresi sebaiknya diujarkan dan bagaimana sebuah ujaran dapat diekspresikan dengan ‘paralinguistic‘.

Langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi. Pembaca sekalian pasti sudah memiliki e-mail aktif kan? Nah, gunakan e-mail tersebut untuk registrasi dan verifikasi pendaftaran. Jika belum memiliki e-mail, silahkan buat e-mail baru terlebih dahulu. Setelah semuanya siap, kini pembaca sekalian dapat mulai berselancar mencari dan menonton puluhan-ribu film yang disediakan. Selamat belajar dan selamat menghibur diri.

Oh iya, Anda hobby menulis? Punya media publikasi? Kenapa tidak ikut serta kontes blog HOOQ? Mau? Silahkan akses di: HooqTimeAnyTime.

ARTIKEL TERKAIT