Web Bisnis Wajib .com

Menulis postingan ini mengingatkan pada self-talk yang pernah membatin dalam diri Daeng Situju sebelum blog ini lahir. Pada waktu itu, Daeng Situju yang ingin membuat blog baru sempat dibuat kelimpungan oleh pemilihan nama domain beserta ekstensinya. Jika ngeblog pakai eksteksi Dotcom atau Dotnet, paling tidak harus ada rupiah yang diinvestasikan per-tahunnya (status sebagai mahasiswa membuat hal se-simple ini jadi rumit). Namun jika menggunakan ekstensi gratisan, kesannya akan sangat kurang serius. Setelah melalui pergulatan yang cukup panjang, lahirlah www.daengsituju.com yang pemilihan namanya terinspirasi dari ujaran filosofis yang dilontarkan salah seorang dosen Daeng Situju. Mengenai ekstensinya, Dotcom dipilih berdasarkan tiga landasan pemikiran. Tiga pertimbangan tersebut masing-masing: (1) visibilitas mesin pencari; (2) psikologis pengunjung; dan (3) profesionalisme.

Keunggulan Menggunakan Top Domain Level .net/.com untuk Bisnis

Bisnis masih akan menjadi tema sentral dalam kuliah online kita kali ini. Tiga landasan pemikiran yang disinggung pada paragraf pembuka diatas akan kita kupas bersama-sama.

Visibilitas Mesin Pencari

Mari kita berlogika sejenak. Bisnis erat kaitannya dengan promosi, sementara tujuan promosi adalah untuk meningkatkan visibilitas atau tingkat keterlihatan produk. Seseorang pernah terlibat diskusi dengan Daeng Situju tentang “Produk X”. Berikut kutipan percakapan kami.

Penanya : Bro, produk ini kok dijual pake SPG segala yah? Untung per-item-nya paling kisaran Rp. 1000. Sementara gaji SPG itu kan mahal. Kalau dikali banyak, hasilnya kan banyak-banyak (baca: sangat banyak). Apa perusahaannya nggak rugi?
Daeng Situju : SPG itu jual produk apa?
(penanya menyebutkan nama produknya)
Daeng Situju : Itu dia tujuannya. Perusahaan itu tidak rugi. Meskipun produknya tidak laku, paling tidak produknya bisa dikenal masyarakat dulu. Bukan tidak mungkin kamu membeli produk itu lain waktu. Apalagi SPG tadi mengawali pembicaraannya dengan menjelaskan fungsi dan kegunaan produknya sembari tangannya terus menghadapkan produk yang dijualnya kearah penglihatan kamu. Yang penting, saat ini SPG itu telah sukses memperkenalkan produknya. Itu sudah cukup.

Kisah diatas menekankan pentingnya aspek visibilitas dalam berbisnis. Jika didunia nyata, visibilitas produk dilakukan dengan promosi langsung; maka didunia maya, promosinya akan berbentuk online. Jika dalam dunia maya pelaku promosinya adalah sales promotion girl atau sales promotion boy; maka didunia maya, sales promotion girl-nya haruslah .com/.net. Nama domain beserta ekstensinya akan memperkenalkan produk Anda kepada orang yang terkoneksi internet layaknya SPG di dunia nyata. Mengapa demikian? karena penampilan .com/.net sangat meyakinkan layaknya SPG. Dan Anda harus bersedia membayar “SPG online” yang tanpanya produk Anda akan ‘invisible‘. Kabar baiknya, investasinya sangat ekonomis. Kebanyakan menjualnya dibawah Rp. 120.000 per-tahunnya.

Psikologis Pengunjung

Kebenaran poin ini hanya berdasar dari asumsi Daeng Situju saja. Namun, Anda dapat membuktikannya pada diri Anda sendiri atau dengan memperhatikan orang-orang sekitar Anda.

Asumsinya seperti ini, orang-orang pada umumnya hanya akan melihat dan mengingat nama domain tanpa ekstensi. Ketika sebuah nama domain dituliskan pada browser, akan ada kecenderungan untuk mengikutkan ekstensi .com dibelakangnya. Jika orang tersebut terbiasa menggunakan keyboard, kecenderungannya akan menekan tombol ctrl + enter setelah menuliskan nama domain. Jika pilihan pertama berujung pada “Server Not Found”, kecenderungan pengunjung akan mengarah kepada .net. Apakah Anda salah satu orang yang memiliki kecenderungan ini? Jika ‘YA”, asumsi Daeng Situju benar.

Bukti pendukung lainnya terkait poin ini adalah dihadirkannya keyboard shortcut ctrl + enter untuk .com dan shift + enter untuk .net. Selain itu, berdasarkan pencarian yang dilakukan Daeng Situju, CEO dan pendiri Legal Robot, Dan Rubins, dalam wawancaranya bersama Domain Name Wire menjelaskan:

“As a tech start-up, we can get away with a lot of domain name shenanigans – .io, .ly, .co, .ai … but, .com is still the best choice (if you can get it) because it’s the default in most people’s mind.”
(Sumber: http://domainnamewire.com/2015/08/18/legal-robot-domain-name/)

Perhatikan baris terakhir dari kalimat diatas, “… it’s the default in most people’s mind“. Kalimat diatas, jika diringkas, maka akan menjadi “.com is the default in most people’s mind“. Dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut berarti “.com merupakan konfigurasi standar dalam pikiran sebagian besar orang”. Jika Anda adalah pelaku atau calon pelaku bisnis online, tentu Anda tahu jelas bagaimana prospek dari ekstensi .com/.net. Terlebih lagi, Dan Rubins – CEO Legal Robot yang mengujarkan kalimat tersebut diatas, adalah sosok yang sangat berpengalaman dan cukup disegani oleh para webmaster. Apakah masih ada keraguan???

Jika Anda adalah pelaku bisnis online atau pelaku bisnis yang berencana meng-online-kan produk Anda, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk memesan domain .com/.net yang relevan dengan produk Anda. Jangan tunggu esok atau lusa. Pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini membuat orang beramai-ramai mengejar domain yang terbaik untuk produk mereka. Efeknya, nama domain dengan ekstensi .com/.net semakin hari semakin meningkat yang berarti bahwa semakin terbatasnya ketersediaan dua ekstensi ini. Dengan kata lain, peluang Anda semakin hari akan semakin berkurang. Jangan tunggu domain idaman Anda diambil orang lain.

Profesionalisme

Rasanya tidak berlebihan jika Daeng Situju mengibaratkan .com/.net sebagai simbol profesionalitas. Hal ini sangat berdasar mengingat kedua ekstensi tersebut, selain karena dua alasan  diatas, juga memiliki nilai prestisius yang tinggi. Bisa dikatakan, keduanya laksana primadona bagi para pemilik blog. Jika profesionalitas ditunjukkan dari besarnya modal yang diinvestasikan pemilik bisnis, maka .com/.net berada di kelas premium. Sehingga memiliki salah satu atau kedua ekstensi tersebut menjadi kewajiban bagi pemilik bisnis online atau untuk Anda yang berencana meng-online-kan produk Anda.

.com/.net untuk Bisnis

Jika Anda sempat mengamati, Anda akan menemukan mayoritas pemain besar dalam bisnis online diseluruh belahan dunia memilih dua ekstensi yang sedang dibahas kali ini sebagai SPG online untuk produk mereka. Tidak hanya itu, semua akun media sosial yang Anda miliki-pun berekstensi .com. Hal ini menunjukkan popularitas ekstensi ini yang masih belum padam; dan diprediksi belum akan padam hingga beberapa dekade kedepan.

Berdasarkan sejarahnya, dua ekstensi premium ini memang ditujukan untuk domain bisnis. Com sendiri merupakan akronim dari ‘commercial‘ yang oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (komersial) diartikan sebagai (1) berhubungan dengan niaga atau perdagangan; (2) dimaksudkan untuk diperdagangkan; dan (3) bernilai niaga tinggi. Merujuk kepada definisi tersebut, akan sangat aneh rasanya jika domain bisnis Anda tidak berekstensi .com atau paling tidak .net.

Daeng Situju sendiri telah beberapa kali merasakan langsung pengaruh penggunaan ekstensi blog .com/.net terhadap respon customer. Client Daeng Situju yang setahun lalu memutuskan membuka toko online berekstensi .com turut mengamininya. Ia yang beberapa bulan lalu terlihat sangat bersemangat untuk memperpanjang kontrak domainnya mengisyaratkan peningkatan penjualan produk-produknya setelah menggunakan ekstensi .com yang sebelumnya hanya menggunakan domain gratis.

Perlu ditegaskan bahwa domain bukanlah jaminan utama kesuksesan berbisnis online. Namun, tanpa kehadirannya, kesuksesan dapat terhambat karena alasan yang menurut beberapa orang mungkin dianggap tidak penting. Perlu diingat bahwa terkadang hal-hal yang dianggap sepele justru menjadi poin kunci perubahan. Pola pikir “yang penting ada” itu perlu dibuang jauh-jauh jika yang menjadi variabel utamanya adalah ‘bisnis’. Setelah menghayati keseluruhan makna kalimat dalam tulisan ini, yakinkan diri Anda dan pikirkan hanya dampak positif dari ekstensi .com/.net terhadap kemajuan bisnis Anda, lalu segeralah mengeksekusi domain pilihan Anda untuk mempermudah 72.7 juta pengguna internet di Indonesia dalam menemukan dan menikmati produk atau jasa Anda.

ARTIKEL TERKAIT